
Fajarnewstv.com,’ Makassar-Keluarga besar H Agus Salim dan Hj Darma Azis, Owner Ratu Glow Cosmetyk Indonesia bpom merayakan Idul Adha 1445 Hijriyah -2024 masehi di kediamannya jalan sabutung baru kelurahan ujung kecamatan ujung tanah kota Makassar.

tahun ini dengan penuh makna dan kebersamaan. Suasana syahdu dan penuh kegembiraan merayakan acara penyembelihan hewan kurban yang dilakukan di halaman rumah H Agus Salim owner ratu glow cosmetic Indonesia bpom .

Sebanyak 7 ekor sapi menjadi hewan kurban di hari raya idul adha 1445 H-2024 M yang akan dibagikan kepada keluarga juga untuk masyarakat sekitar. Proses penyembelihan dilakukan dengan penuh khidmat dan mengikuti tata cara Islam yang benar. Suasana kebersamaan semakin terasa dengan hadirnya sanak saudara, kerabat dekat, dan para karyawan Ratu Glow Cosmetyk Indonesia. Mereka semua berpartisipasi aktif dalam setiap proses, dari penyembelihan hingga pembagian daging kurban.

H Agus Salim dan Hj Darma Azis Owner Ratu Glow cosmetik indonesia BPOM menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah SWT atas nikmat yang diberikan, dan berharap semoga daging kurban yang dibagikan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Acara Idul Adha 1445 H-2024 M kali ini ini menjadi momen istimewa untuk mempererat tali silaturahmi dan berbagi kebahagiaan dengan sesama. Selain itu, melalui kegiatan ini, mereka ingin menumbuhkan rasa peduli dan kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi mereka yang kurang mampu. Sebagai pemilik perusahaan kosmetik terkemuka di Indonesia,
H Agus Salim dan Hj Darma Azis dikenal sebagai sosok yang dermawan dan selalu aktif dalam kegiatan sosial. Melalui kegiatan Idul Adha ini, mereka ingin menunjukkan bahwa kesuksesan yang diraih tidak hanya dinikmati sendiri, tetapi juga dinikmati oleh masyarakat luas.
Idul Qurban, Hari Raya Kurban yang jatuh pada hari ke 10 Zulhijjah, menandai momen penting dalam kalender Islam. Pada tahun 1445 Hijriyah, peristiwa yang menggembirakan ini akan dirayakan dengan penuh semangat dan pengabdian di seluruh dunia. Idul Qurban memperingati kesediaan Nabi Ibrahim (Abraham) untuk mengorbankan putra kesayangannya, Ismail, sebagai wujud ketaatan kepada Allah. Keimanan tertinggi ini akhirnya diuji, dan Allah menyediakan seekor domba jantan sebagai penggantinya. Inti dari peristiwa ini terletak pada ketundukan yang tak tergoyahkan pada kehendak Tuhan dan semangat pengorbanan demi kebaikan yang lebih besar. Umat Muslim di seluruh dunia akan berpartisipasi dalam ritual pengorbanan hewan, biasanya domba, kambing, sapi, atau unta, dan membagi dagingnya dengan keluarga, teman, dan mereka yang kurang beruntung. Tindakan ini melambangkan kesediaan untuk menyerahkan sesuatu yang berharga demi Allah dan mewujudkan prinsip kasih sayang, kedermawanan, dan komunitas. Idul Qurban menjadi pengingat untuk mengedepankan pertumbuhan spiritual dan menumbuhkan rasa syukur atas nikmat yang dilimpahkan kepada kita, sekaligus membina hubungan yang kuat dengan Pencipta dan sesama umat manusia. Saat kita merayakan Idul Qurban, semoga kita terinspirasi oleh semangat pengorbanan dan tidak mementingkan diri sendiri, memajukan persatuan, cinta, dan perdamaian di komunitas kita dan sekitarnya.
Laporan,”Andi Nindarwati
Editor,”M fajar saputra