KENDARI, SULTRA — Memasuki usia tiga dekade pengabdian, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara menggelar doa bersama dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-30 Polda Sultra.
Kegiatan berlangsung di Masjid Al-Amin Polda Sultra, Jumat (18/9/2026), dan menjadi momentum refleksi sekaligus ungkapan rasa syukur atas perjalanan Polda Sultra dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Bumi Anoa.
Doa bersama tersebut diikuti Kapolda Sultra Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K., para Pejabat Utama Polda Sultra, Ketua Bhayangkari Daerah Sultra Ny. Ika Himawan bersama pengurus, serta personel Polda Sultra.
Personel Polres jajaran turut mengikuti kegiatan tersebut secara daring.
Peringatan Hari Jadi ke-30 Polda Sultra juga diisi dengan doa bersama lintas agama. Personel beragama Islam melaksanakan doa di Masjid Al-Amin, personel Hindu di Pura Dharma Chakti Raharja, sementara personel Nasrani melaksanakan doa bersama di Gereja Oikumene Polda Sultra.
Kapolda Sultra mengatakan, perjalanan 30 tahun bukanlah waktu yang singkat. Selama tiga dekade, Polda Sultra telah menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan tugas menjaga keamanan wilayah Sulawesi Tenggara.
Menurutnya, perjalanan panjang tersebut harus menjadi pengalaman sekaligus pembelajaran bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
“Tiga puluh tahun tentunya bukan waktu yang singkat. Sepanjang perjalanan tersebut, banyak tantangan dan berbagai hal yang sudah kita lalui, maupun yang nantinya akan kita hadapi dalam menjaga keamanan wilayah Sulawesi Tenggara,” ujar Irjen Himawan.
Ia menekankan agar setiap personel menjalankan tugas dengan tulus, ikhlas dan penuh tanggung jawab. Semangat untuk hadir, berbuat dan memberikan manfaat kepada masyarakat harus diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Intinya adalah bagaimana kita semua dapat bermanfaat bagi sesama manusia. Khairunnas anfahum linnas, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sultra juga menghadirkan Ustaz Dr. H. Das’ad Latif, S.Sos., S.Ag., M.Si., Ph.D., untuk memberikan tausiah kepada jajaran Polda Sultra.
Dalam tausiahnya, Ustaz Das’ad Latif menyampaikan pentingnya kekuatan doa dalam kehidupan. Ia menjelaskan bahwa doa dapat dikabulkan dengan berbagai cara, termasuk sesuai dengan permintaan, diberikan dalam bentuk yang berbeda, ditunda hingga waktu yang tepat, maupun menjadi kebaikan bagi seseorang di akhirat.
Ia juga mengingatkan agar doa tidak hanya ditujukan untuk kepentingan duniawi seperti harta, kedudukan maupun jabatan. Menurutnya, manusia juga perlu memohon kehidupan yang baik serta husnul khatimah.
Momentum Hari Jadi ke-30 tersebut diharapkan semakin memperkuat nilai keimanan, ketakwaan dan keikhlasan seluruh personel dalam menjalankan tugas kepolisian.
Tiga dekade perjalanan Polda Sultra juga menjadi refleksi untuk terus memperkuat komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis dan bermanfaat.
Memasuki usia ke-30, Polda Sultra menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat melalui tagline “JAGA BUMI ANOA”, yang mencakup Jaga Masyarakat, Jaga Wilayah, Jaga Lingkungan, Jaga Persatuan dan Jaga Kepercayaan.





