
Fajarnewstv.com,’Kegiatan JAPPA JOKKA CAP GO MEH 2574/2923 adalah Kegiatan tahunan bagi warga China town yang diselenggarakan pada hari Minggu 5 February 2023 dijalan Sulawesi kota Makassar

Hj Fatmawati Rusdi, Wakil walikota Makassar dan AKBP.Yudi Priyanto Kapolres pelabuhan Makassar ,Camat Wajo Makassar membuka acara cap Go Meh JAPPA JOKKA 2574/2023 dijalan Sulawesi Makassar.

Cap go meh Jappa Jokka imlek 2574/2023 dilaksanakan oleh china town setiap tahunnya disepanjang jalan Sulawesi kota Makassar

Kemeriahan acara ini dengan adanya beberapa perkumpulan Barongsai se kota Makassar,
turut hadir PEPE,PEPEKA RI MAKKA tari tradisional Makassar meramaikan giat pada sore hari hingga malam hari ini

Cap Go Meh Sebagai Puncak Perayaan Imlek, 2574/2023 dirangkai dengan tradisi Jappa Jokka
Cap Go Meh merupakan akhir dari rangkaian perayaan tahun baru Imlek yang dilakukan tiap tanggal 15 purnama pada bulan pertama penanggalan Tionghoa atau 2 minggu setelah tahun baru Imlek.
Perayaannya diawali dengan berdoa di Klenteng, kemudian dilanjutkan dengan iringan kenong/simbal dan pertunjukan barongsai serta liong lalu pertunjukan tari tradisional Makassar

Sehubungan dengan hal tersebut, Ketua Generasi Muda Indonesia Tionghoa Ervan Sutono mengungkapkan, sebagai mana kita ketahui Cap Go artinya 15, sedangkan Meh artinya malam. Jadi Cap Go Meh itu bermakna malam ke-15.
“Cap Go Meh itu adalah puncak dari perayaan Imlek, yang jatuh pada malam hari ini,” di Vihara Ibu Agung Bahari Jl Sulawesi, Kota Makassar, Minggu (05/02/2023).
dimana bagi umat-umat Konghucu, Tri Dharma, dan Buddha melakukan ibadah sebagai rangkaian penutup dari sembahyang tahun baru Imlek selama 15 hari yang berujung pada sujud syukur karena kita akan masuk ke tahun yang baru, dengan harapan perjuangan dan peluang baru.
“Semangat Cap Go Meh ini merupakan asimilasi budaya, dimana tadi telah kita lihat ada dari adat 5 etnis,mandar,toraja ,Bugis, Makassar, Barongsai dari etnis Tionghoa, Reog, gandrang bulo ,tari tradisional Makassar pepe-pepeka RI MAKKA yang menarik perhatian pengunjung di acara ,
dan Makassar ini merupakan rumah bersama kita,” ungkapnya.
maksudnya semua suku, adat, agama dan budaya yang ada di Kota Makassar ini semuanya bisa hidup berdampingan dengan damai.
Cap Go Meh itu bagi orang Tri Dharma adalah merupakan ibadah persembahyangan di Klenteng, namun terlepas dari itu semua ada juga nilai tradisi dan budaya yang harus berasimilasi dengan seluruh warga kota Makassar.
Laporan Nindarwati