
MAKASSAR — Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PORSEROSI) Sulawesi Selatan sukses digelar di Hotel Almadera Makassar, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sulawesi Selatan, H. Suherman, SE., MM. Musprov turut dihadiri Ketua Umum Pengurus Besar PORSEROSI, Dr. H. Velix Vernando Wanggai, S.IP., M.P.A., Sekjen Pengurus Besar PORSEROSI Sandra Erawanto, S.STP., M.Pub., Ketua Tim Carateker Dr. Alfrod Martha, M.Pd., serta perwakilan KONI Sulawesi Selatan, Hamka.
Dalam Musprov tersebut, peserta secara aklamasi menetapkan Dr. H. Reza Faisal, S.STP., M.Si. sebagai Ketua Umum PORSEROSI Sulawesi Selatan periode 2026–2030.
Usai terpilih, Reza Faisal menyampaikan sejumlah program prioritas yang akan segera dilakukan untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan prestasi atlet sepatu roda di Sulawesi Selatan.
“Langkah pertama yang akan dilakukan adalah pembentukan surat keputusan atau SK. Targetnya dalam tiga bulan kita maksimalkan. Kedua, pelatihan pelatih dan wasit, dan yang ketiga adalah pelaksanaan turnamen,” ujarnya.
Setelah Musprov selesai, kegiatan dilanjutkan dengan acara pengukuhan dan pelantikan Ketua terpilih bersama jajaran pengurus PORSEROSI Sulawesi Selatan.
Prosesi pelantikan ditandai dengan pembacaan surat keputusan (SK), penyerahan bendera pataka PORSEROSI, serta pengucapan sumpah jabatan oleh seluruh pengurus yang dilantik.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, PORSEROSI Sulawesi Selatan diharapkan semakin solid dalam menjalankan roda organisasi, sekaligus mampu memperkuat pembinaan atlet dan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Sulawesi Selatan di tingkat nasional hingga ajang kejuaraan dunia.
PORSEROSI merupakan induk organisasi olahraga sepatu roda yang menaungi pembinaan atlet, pelatih, wasit, klub, serta pengembangan olahraga sepatu roda di Sulawesi Selatan dan Indonesia.
Perwakilan KONI Sulawesi Selatan dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan pengurus baru bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk segera menjalankan program kerja organisasi.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah awal kerja nyata. Saya meminta kepada pengurus baru yang dilantik agar segera bergerak untuk pembinaan usia dini, peningkatan prestasi dan perluasan klub di seluruh wilayah,” ujarnya.
Kepengurusan baru PORSEROSI Sulawesi Selatan diharapkan mampu membangun pembinaan yang berkelanjutan, memperluas basis klub di berbagai daerah, meningkatkan kualitas pelatih dan wasit, serta menciptakan regenerasi atlet sepatu roda yang mampu bersaing di berbagai level kejuaraan.
Pewarta: Syahrir Beta





