JENEPONTO — Perjalanan dari Kabupaten Bulukumba menuju Kabupaten Jeneponto dimanfaatkan Safri, S.Pd., M.Pd., MH atau yang akrab disapa Daeng Ngerho, untuk menjalankan amanah masyarakat sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap keluarga yang sedang sakit.
Pada Jumat, 11 September 2026, Safri bersama Tim Pendamping dan Tim Hukum Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) sebelumnya melaksanakan sejumlah kunjungan di Kabupaten Bulukumba dalam rangka menindaklanjuti aspirasi dan amanah masyarakat terkait persoalan pertanahan.
Dalam perjalanan menuju Jeneponto, Safri menyempatkan diri mampir ke RS Lanto Dg Pasewang, Jeneponto, untuk menjenguk keponakannya yang sedang menjalani perawatan karena sakit.
Kehadiran tersebut menjadi bentuk perhatian sekaligus dukungan moril kepada keluarga yang tengah menghadapi ujian.
Safri juga mendoakan agar keponakannya segera diberikan kesembuhan oleh Allah SWT.
“Kita tidak pernah tahu kapan keluarga dan saudara kita membutuhkan kehadiran kita. Karena itu, selama masih diberikan kesempatan, saya berusaha menyempatkan diri untuk menjenguk dan memberikan doa terbaik. Semoga Allah SWT memberikan kesembuhan,” ujar Safri.
Hadiri Takziah Malam Ke-10
Usai menjenguk keluarganya di rumah sakit, Safri kemudian melanjutkan perjalanan menuju Dusun Pangngalwakkang, Desa Bulu Suka, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto.
Kedatangannya kali ini untuk memenuhi amanah masyarakat sekaligus menghadiri kegiatan takziah malam ke-10 wafatnya almarhum Cama bin Lappa.
Dalam kegiatan tersebut, Safri dipercaya menyampaikan ceramah takziah di hadapan keluarga almarhum dan masyarakat yang hadir.
Dalam ceramahnya, Safri mengajak masyarakat menjadikan momentum takziah sebagai sarana memperkuat keimanan, mempererat silaturahmi dan mengambil hikmah dari perjalanan kehidupan manusia.
Menurutnya, kematian merupakan pengingat bahwa kehidupan dunia bersifat sementara dan setiap manusia pada akhirnya akan kembali kepada Allah SWT.
Safri turut menyampaikan doa agar almarhum Cama bin Lappa memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT, mendapatkan ampunan atas segala dosa dan kesalahan serta diterima seluruh amal ibadahnya.
Ia juga mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan, kesabaran dan keikhlasan dalam menghadapi kepergian orang yang mereka cintai.
Kegiatan takziah tersebut turut dihadiri Kepala Desa Bulu Suka Hamsah, Imam Desa Susanto Soba, Imam Dusun Pangngalwakkang Ilyas, serta sejumlah tokoh masyarakat dan warga.
Hadir pula Gassing selaku Wakil Ketua DPC LAKI Kabupaten Jeneponto, Arifin Dg Beta, bersama sejumlah anggota LAKI yang turut mendampingi Safri.
Hadir Bukan Sekadar Datang
Bagi Safri Daeng Ngerho, perjalanan dari Bulukumba hingga Bulu Suka bukan sekadar rangkaian agenda. Ada pesan kemanusiaan yang ingin terus ia jaga, yakni menjalankan amanah masyarakat, merawat silaturahmi dan hadir ketika sesama membutuhkan.
Menurutnya, keberadaan seseorang di tengah masyarakat tidak semata-mata diukur dari posisi maupun jabatan, tetapi dari sejauh mana kehadirannya mampu memberikan manfaat.
“Bagi saya, hadir di tengah masyarakat bukan hanya ketika ada kegiatan tertentu. Ketika masyarakat menyampaikan amanah, kita berusaha menindaklanjutinya. Ketika keluarga sakit, kita jenguk. Ketika ada saudara yang berduka, kita hadir dan mendoakan. Sesederhana itu, tetapi mudah-mudahan memiliki arti,” tutur Safri.
Sebagai Kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Jeneponto sekaligus Wakil Sekretaris DPC PPP Kabupaten Jeneponto, Safri menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi dan silaturahmi dengan masyarakat.
Ia menyebut kegiatan sosial, keagamaan dan kemasyarakatan merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat.
Menurut Safri, semangat “PPP hadir untuk umat” tidak cukup hanya menjadi slogan, tetapi harus diwujudkan melalui kepedulian dan kerja nyata yang dapat dirasakan masyarakat.
Rangkaian perjalanan dari Bulukumba, menjenguk keluarga di RS Lanto Dg Pasewang, hingga menghadiri takziah di Bulu Suka menjadi gambaran bagaimana Safri berupaya membagi waktu antara menjalankan amanah masyarakat dan memenuhi tanggung jawab sebagai bagian dari keluarga serta lingkungan sosial.
“Semoga setiap langkah yang kita lakukan, sekecil apa pun, dapat memberikan manfaat bagi orang lain dan menjadi amal kebaikan di hadapan Allah SWT,” tutup Safri.
Al-Fatihah untuk almarhum Cama bin Lappa.
Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik bagi almarhum, memberikan kesembuhan kepada seluruh saudara yang sedang sakit serta memberikan kekuatan dan ketabahan kepada keluarga yang sedang mendampingi.
PPP hadir untuk umat.





