Didukung Puluhan Klub Otomotif, H. Najmuddin Nahkodai IMI Sulsel 2026–2030

 

MAKASSAR — H. Najmuddin, SE, atau yang akrab disapa Jojon, resmi dipercaya memimpin Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Selatan untuk periode 2026–2030. Najmuddin terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) VII IMI Sulsel yang digelar di Mahoni Hall, Hotel Claro Makassar, Sabtu (15/8/2026).

 

Terpilihnya Najmuddin secara aklamasi menjadi hasil dari proses musyawarah yang diikuti para pemilik hak suara dalam forum tersebut. Sebelum penetapan, dukungan terhadap Najmuddin telah menguat dari mayoritas klub otomotif yang memiliki hak suara.

 

Pimpinan Sidang Musprov VII IMI Sulsel, Firdaus Deppu, kemudian meminta persetujuan peserta musyawarah untuk menetapkan Najmuddin sebagai Ketua IMI Sulsel terpilih.

 

Persetujuan tersebut disambut serentak oleh peserta Musprov. Setelah tidak ada keberatan maupun kandidat lain yang diajukan, pimpinan sidang secara resmi mengetok palu keputusan.

 

“Menetapkan, Saudara H. Najmuddin terpilih secara aklamasi sebagai Ketua IMI Sulawesi Selatan masa bakti 2026–2030,” ujar Firdaus saat membacakan keputusan sidang.

 

Kepercayaan tersebut menjadi tantangan baru bagi Najmuddin untuk membawa IMI Sulsel ke arah yang lebih profesional dan kompetitif. Sejumlah agenda penguatan organisasi serta peningkatan prestasi olahraga otomotif menjadi pekerjaan yang akan dihadapi dalam masa kepemimpinannya.

 

Najmuddin bukan sosok baru dalam dunia organisasi. Saat ini, ia tercatat sebagai Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sulawesi Selatan. Ia juga aktif sebagai Bendahara Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan.

 

Pengalaman tersebut menjadi modal dalam membangun komunikasi lintas organisasi dan memperluas jejaring kerja sama untuk mendukung perkembangan olahraga otomotif di Sulawesi Selatan.

 

Dalam kepemimpinan empat tahun ke depan, Najmuddin memiliki perhatian besar terhadap pembinaan atlet dan pembalap. Ia diharapkan mampu mendorong lahirnya lebih banyak pembalap muda berprestasi yang dapat mengharumkan nama Sulawesi Selatan di tingkat nasional.

 

Selain pembinaan atlet, pembenahan tata kelola organisasi juga menjadi bagian penting dari agenda kepemimpinan baru. IMI Sulsel akan dituntut untuk mampu membangun organisasi yang lebih tertata sekaligus memberikan ruang yang luas bagi klub dan komunitas otomotif untuk berkembang.

 

Penguatan hubungan antara pengurus provinsi dengan klub-klub otomotif juga menjadi salah satu aspek yang dinilai penting. Sebab, klub dan komunitas merupakan bagian penting dalam ekosistem olahraga otomotif di Sulawesi Selatan.

 

Najmuddin diharapkan dapat mengakomodasi berbagai aspirasi klub, pembalap, komunitas, serta pelaku otomotif lainnya agar seluruh elemen dapat bergerak dalam satu arah untuk memajukan IMI Sulsel.

 

Musprov VII IMI Sulsel turut dihadiri perwakilan Pengurus Pusat IMI. Agenda tersebut juga dihadiri perwakilan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, serta perwakilan Ketua IMI Sulsel sebelumnya.

 

Musprov tidak hanya menjadi forum pemilihan ketua baru, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan evaluasi terhadap perjalanan organisasi sekaligus menyusun arah dan program IMI Sulsel untuk periode mendatang.

 

Dengan terpilihnya Najmuddin secara aklamasi, dukungan besar dari klub-klub pemegang hak suara kini menjadi modal awal untuk menjalankan roda organisasi.

 

Usai ditetapkan sebagai Ketua IMI Sulsel, Najmuddin menyampaikan bahwa amanah tersebut merupakan tanggung jawab yang harus dijalankan bersama.

 

Ia menyadari bahwa membangun olahraga otomotif tidak dapat dilakukan hanya oleh pengurus IMI. Diperlukan keterlibatan seluruh klub, komunitas, atlet, pembalap, sponsor, pemerintah, dunia usaha, serta stakeholder lainnya.

 

Karena itu, kepengurusan baru diharapkan mampu membangun komunikasi yang terbuka dengan seluruh elemen otomotif di Sulawesi Selatan.

 

Ia juga menargetkan agar IMI Sulsel tidak hanya aktif dalam penyelenggaraan kegiatan otomotif, tetapi mampu menghasilkan pembalap-pembalap berprestasi melalui pola pembinaan yang terarah dan berkelanjutan.

 

Dengan pengalaman organisasi dan dukungan dari klub-klub otomotif, kepemimpinan H. Najmuddin periode 2026–2030 diharapkan mampu membawa IMI Sulsel semakin solid, profesional, serta berprestasi.

 

Musprov VII pun menjadi awal bagi kepengurusan baru untuk membuktikan bahwa dukungan yang diberikan klub dan komunitas otomotif dapat diterjemahkan menjadi program nyata demi kemajuan olahraga otomotif Sulawesi Selatan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *